Di Pertemuan KPA beberapa waktu yang lalu Ko Beny menyampaikan kita harus kembali ke titik nol, yang intinya kita harus kembali kepada kasih yang semula. Mendengar hal itu saya jadi teringat kembali ke masa2 dimana saya pertama sekali Tuhan menjamah hati saya, pada saat itu setiap kali saya mengangkat tangan dan mulai menyembah Dia tanpa terasa air mata saya langsung turun, dan saya enggak bisa berkata-kata yang ada saya hanya menangis dan menagis tanpa saya tau kenapa saya menangis.
Setiap kali saya mulai menyanyi enggak peduli tempatnya dimana saya begitu merasakan kasih Tuhan selalu ada Di situ. Tetapi setelah saya mulai ikut melayani, dan mengikuti banyak kegiatan di gereja, pelyananan ini, itu dan sebagainya saya merasakan ada sesuatu yang berkurang dalam diri saya,
setelah ikut pertemuan kemarin saya mulai bertanya apa yang membuat saya jarang merasakan ada yang saya alami waktu pertama sekali saya mengenal Tuhan.
ada beberapa Hal yang Tuhan ingatkan.
1. Pelayanan
Ada apa dengan pelayanan?, Saya teringat waktu pertama sekali saya menggabungkan diri menjadi pengerja di gereja, hampir semua jenis pelayanan saya ikutin ( Mungkin saking semangatnya kali ya..)
Seringkali ada pemikiran yang salah mengenai pelayanan, dimana kita merasa pada saat kita pelayanan itu sudah menyenangkan Tuhan pada yang Tuhan mau adalah Kita melayani Dia yang punya pelayanan. Seringkali pada saat kita pelayanan baik itu singer, Wl, usher, doa, Multi media, kita begitu semangat dan kita merasa puas dengan apa yang Tuhan lakukan di ibadah itu. Pertanyaannya adalah kita bisa menikmati ibadah itu enggak????. Bandingkan apa bila kita menjadi jemaat dalam ibadah itu apa yang kita rasakan???? pasti berbeda. kecendrungan yang terjadi adalah pada saat kita menjadi pengerja kita jarang menyempatkan diri untuk mengambil waktu untuk beribadah menjadi jemaat, kadang kala kita merasa dengan melayani kita merasa itu sudh cukup. dan tidak perlu ikut ibadah sebagai jemaat lagi dan hal itu pun saya alami sendiri. beberapa Tahun ini saya jarang bisa menikmati ibadah karena sibuk dengan apa yang di katakan pelayanan.
Dalam hal ini saya mo katakan bukan pelayanannya yang salah tapi kita yang kadang terjebak dalam hal ini.
So apa yang harus kita lakukan????, kembali ke titik nol, kita lupakan sejenak berapa lama kita sudah melayani, berapa banyak pengalaman kita bersama Tuhan, tapi mulailah kita berpikir kita belum punya pengalaman dan senantisasa butuh bimbingan Tuhan, dengan itu kita akan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, posisikan diri kita seperti anak kecil yang belum punya pengalaman apa2 dan selalu penuh dengan pertanyaan,,,,,,.
"KEMBALI KE TITIK NOL"
GBU
Senin, 08 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar